Aku Tersipu
Kamu ini siapa?
Aku sangat tersipu,
Kamu ini siapa?
Masih menjadi tanda tanyaku,
Kamu ini siapa?
Kamu tak tunjukkan sosok dirimu
sesungguhnya
Kamu ini siapa?
4 tahun lamanya aku bersama,
4 tahun sudah berbagi rasa,
Menyatukan dalam satu emosi,
Tapi, Kamu ini siapa?
Selalu ada tanya dalam hati ini,
Aku mengenalmu lebih dari ukuran
ruang dan waktu,
Aku berjalan tak lagi terukur
oleh jarak,
Lagi-lagi, Kamu ini siapa?
Kamu selalu menjadi misteri dalam
tidur malamku,
Kamu telah menjadi hantu dalam
tanda tanyaku,
Kamu telah membutakan waktuku,
Waktu-waktuku terus menanyakan
kamu,
Tentang siapa sebenarnya dirimu,
Selagi masih,
Hembusan nafas untuk ku tetap
berdiri,
Selagi bisa,
Raga dan tubuhku mampu setiap
waktuku,
Aku pasti dan pasti,
Mencari jawaban atas misteri,
Yang telah lama menyita hati,
Kamu bidadarikah yang di kirim
tuhan dari kayangan,
Bak cerita-cerita klasik dalam
pewayangan,
Kamu malikat sucikah yang selalu
mencerahkan kegelapanku,
Bak wanita penolong penuh
kebesaran hati ,
Kamu ini siapa?
Misteri terus menjadi teman
sepiku,
Sosokmu adalah wanita yang
membuatku tersipu,
Hatimu mengajarkanku akan
berharganya waktu,
Sikapmu yang dingin dan tenang,
Adalah identitasmu yang terus aku
gambar dalam bayang,
Sekalipun hati tak bermuara,
Walaupun jiwa tak selalu
bersemayam,
Sekalipun lelah sangatlah
membebani,
Walaupun bongkahan kata sakit
mencerca,
Kamu adalah bidadari sekaligus
malaikatku,
Dan yang aku tahu,
Kamu adalah kamu,
Kamu dengan kepribadianmu,
Dan aku sebut kamu dalam hatiku,
Malaikat tuhan yang di utus untuk
menjadi bidadariku,
Untuk menemani langkah-langkah
kehidupan ini,
Mengarungi gersang, tandus,
dengan kesuburan hati,
Untuk menyirami kering keronta
alam ini,
Dengan cinta dan sayang yang
mendamaikan.
Yogyakarta, 24 oktober 2016
No comments:
Post a Comment