ENTAH
Sekian lama ku berjalan menentang mentari,
Dengan hati yang tak selalu suci,
Terus saja aku mencari,
Apa arti kehidupan ini,
Yang kian lama kian menguji,
Langkah yang tak selalu pasti,
Tertatih dalam penjara suci,
Harus berhenti tuk menggapai mimpi,
Yang selama ini tak ku mengerti,
Harus kah aku terus berdiri,
Sementara jurang kegelapan terus membayangi,
Batu kehidupan telah siap mengganjal,
Tak membuatku patah arang,
Tuk mencari jawaban yang telah kesekian tak ku temukan,
Meski harus mati dalam rasa bimbang. . . .
Tetap semangat,
Walau nafsu terus memikat,
Walau nafsu terus menjerat,
Walau hasrat masih saja setia memikat,
Walau hasrat masih saja setia menjerat,
Jangan pernah tersesat,
Dalam jurang kegelapan yang gelap nan laknat,
No comments:
Post a Comment