Saturday, 22 August 2015

Rindu Yang Terpendam

RINDU YANG TERPENDAM


Jiwaku melayang terbang ke atas awan,
Menerawang jauhku memandang,
Mencoba menghindar namun tak sanggup,
Butiran embunmu basahi jiwaku,
Membuatku semakin layu,
Tak bergairah tak tentu arah,
Angin cintamu buatku terjatuh dalam jurang kehampaan,

Dalam angan selalu hadir dirimu,
Meracuni jiwa dan ragaku,
Ku tahu kau terlalu indah untukku,
Dan aku sadar,aku terlalu suram untukmu,
Kau tenggelamkanku dalam kerinduan,
Kau bakar cintaku yang telah lama padam,
Diriku yang selalu merindukanmu,
Diriku yang butuh kehadiranmu,
Hanya terbusung dan memohon,
Jangan pernah matikan kerinduan ini tanpa balasan,
Dan sampai detik ini,hadirmu sangat ku harapkan,

Jarak yang selam ini membentang kokoh di antara kita,
Ku harap tak pernah menyurutkan kerinduan yang terlanjur membara,
Dan hatiku mengatakan,
Kau tak hanya memeberi sebuah harapan,
Karna aku yakin kau datang dengan kepastian,
Kau tak hanya obral suara,
Karna akupun tau rindu tebal yang telah membelenggu hatimu,
Maka dari itu,
Datanglah padaku,
Dan tenggelamkan aku dalam kerinduanmu,

No comments:

Post a Comment

Hukum Pidana Islam Di Terapkan Di Indonesia

Hukum Pidana Islam Dari Kaca Mata Ke-Indonesiaan             Indonesia adalah Negara kesatuan dari berbagai macam perbedaan dan kera...

Populer